1. MAKASSAR
  2. KABAR MAKASSAR

Makassar disebut kutub pertumbuhan ekonomi

Letak geografis yang strategis menjadi kekuatan utamanya

©2016 Merdeka.com Editor : Aan Pranata | Jum'at, 24 Juni 2016 07:40

Merdeka.com, Makassar - Kota Makassar disebut masih menjadi kutub pertumbuhan ekonomi, khususnya di Sulawesi Selatan. Sejauh ini, Makassar berperan dalam menopang 33,12 persen ekonomi provinsi.

Hal itu diungkapkan Kepala Divisi Advisory Ekonomi dan Keuangan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sulsel, Miyono, pada workshop seputar perekonomian kota Makassar di semester I tahun 2016, Kamis (23/6) di Makassar. Kegiatan itu menghadirkan sejumlah pembicara, antara lain Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, ekonom Kementerian Keuangan Hamid Paddu, dan Direktur Celebes Research Center (CRC) Herman Heizer.

Menurut Miyono, Makassar mampu menjadi kutub pertumbuhan ekonomi Sulsel karena didukung sejumlah faktor. Letak geografis Makassar yang strategis untuk mendukung mobilitas sektor perdagangan menjadi salah satu kekuatannya.  Selain itu, Makassar telah sukses membangun city branding sebagai gerbang perdagangan kawasan timur Indonesia ditambah infrastruktur distribusi yang tersedia dengan jumlah dan kualitas yang memadai.

Disepakatinya berbagai MoU (Mutual of Understanding) dengan beberapa investor besar untuk mengembangkan perkotaan Makassar juga menjadi penyumbang bagi kokohnya perekonomian Makassar. "Makassar juga masuk dalam salah satu kota yang menjadi prioritas pengembangan infrastruktur hingga tingkat nasional dan provinsi melalui pendanaan dari APBN ataupun APBD," kata Miyono.

Beberapa peluang kerja sama nasional dan internasional yang selama ini dijajaki oleh Wali Kota Danny Pomanto, dalam kaca mata Miyono turut berpengaruh terhadap posisi Makassar. Sebut saja MoU di bidang Smart City dengan perusahaan komputer dunia, Microsoft. Dan beberapa kunjungan perwakilan dari negara - negara sahabat seperti Jepang, Amerika Serikat, Perancis, Australia, dan Belanda yang menjajaki berbagai peluang kerja sama dengan Pemerintah kota (Pemkot) Makassar.

Dari catatan Miyono, proyeksi pertumbuhan ekonomi Makassar di tahun 2016 berkisar di angka 7,2% sampai 7,8% dengan tingkat keyakinan konsumen dan penjualan eceran yang cenderung semakin meningkat, dan inflasi yang relatif terkendali pada rentang 4% +_ 1% tahun ini.

"Hal itu dibarengi dengan PDRB kota Makassar yang cukup kuat. Dilihat dari R - squarednya pada aset (84,58%) dan kredit (82,16%)," jelas Miyono.

Di sisi investasi, Dr Hamid Paddu menyampaikan kegiatan investasi di Makassar di tahun 2016 diperkirakan tumbuh dengan berlanjutnya proyek multiyears dan percepatan pelaksanaan lelang proyek. Adapun ekspor luar negeri Makassar diperkirakan membaik di tengah tren positif ekonomi negara - negara mitra dagang dan harga komoditas yang trennya membaik.

Dari gambaran pertumbuhan ekonomi Makassar, Wali Kota Danny menilai  Makassar adalah kota yang memiliki daya tahan. Di saat pertumbuhan ekonomi nasional berada di angka 5,0% - 5,4% Makassar justru mampu mencapai 7,2% sampai 7,8%. Harga komoditi di daerah ini juga cenderung terjangkau dan stabil. (NIA)

(AP)
  1. Info Kota
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA