1. MAKASSAR
  2. KABAR MAKASSAR

Makassar jajaki pengembangan “Smart City” dengan investor Perancis

Salah satu kebutuhan mendesak berupa teknologi pencegahan bencana

©2016 Merdeka.com Editor : Aan Pranata | Rabu, 21 September 2016 13:38

Merdeka.com, Makassar - Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto membahas program pembangunan infrastruktur “Smart City” dengan sejumlah investor asal Perancis, pada pertemuan yang digelar di Jakarta, Selasa (20/9). Pertemuan merupakan tindak lanjut penjajakan kerja sama yang dibangun sejak Februari 2016.

Pertemuan antara Danny bersama para investor diinisiasi oleh Engie Ineo, perusahaan Perancis yang bergerak di bidang rekayasa listrik, informasi dan sistem komunikasi. Perusahaan tersebut lebih dulu membangun nota kesepahaman rencana kerja sama dengan Pemkot Makassar.

Danny mengatakan, dalam pertemuan tersebut dia memaparkan rencana Pemkot Makassar membangun sejumlah infrastruktur pendukung program smart city, tata perkotaan, dan penanggulangan bencana. Dari pemaparan tersebut diharapkan ada perusahaan teknologi yang bisa membantu pelaksanaan program.

“Perancis dikenal sebagai negara yang memiliki infrastruktur dengan berbasis teknologi. Kita ingin menggalang sebanyak-banyaknya investor untuk memuluskan program pemkot,” kata Danny.

Salah satu program smart city yang tengah dikembangkan di Makassar adalah pengembangan war room atau ruang pemantauan seisi kota. Tengah direncanakan penambahan jumlah kamera pengintai untuk memaksimalkan pemantauan.

Hal lain yang tak kalah penting, menurut Danny adalah penanggulangan bencana. Nantinya investor diharapkan bisa membantu membangun model atau strategi yang aktual, dengan memperhitungkan faktor bahaya, kerentanan, dan kapasitas berdasarkan karakteristik geografis Makassar sebagai kota pesisir.

Diketahui Makassar terletak di pesisir dengan garis pantai sepanjang 32 kilometer. Ancaman yang paling nyata berupa tingkat abrasi yang cukup tinggi. Itu ditandai dengan kemunduran garis pantai dari tahun ke tahun.

“Kita membutuhkan struktur fisik peredam gelombang baik struktur buatan atau bangunan dan hutan mangrove sebagai pelindung fisik pantai," Danny menjelaskan. (NIA)

(AP)
  1. Infrastruktur
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA