1. MAKASSAR
  2. KABAR MAKASSAR

Tenggelam di Makassar, dua imigran Afganistan ditemukan di Takalar

Saat kejadian, air laut tengah pasang

©2016 Merdeka.com Editor : Aan Pranata | Senin, 14 November 2016 16:43

Merdeka.com, Makassar - Dua warga negara asing asal Afganistan, Muchsen Muhammadi dan Mutch Laba Huzain, masing-masing berusia 20 tahun, dilaporkan hanyut terseret gelombang saat berenang di Pantai Layar Putih kecamatan Tamalate, Makassar, Senin (14/11) pagi.

Kepala Kepolisian Sektor Tamalate Komisaris Amrin Ambo Tang mengungkapkan, Muchsen dan Huzain berangkat ke pantai bersama tiga orang rekannya pada Senin dinihari. Di tempat itu, mereka sempat menenggak minuman keras, sebelum turun berenang di air.

Keduanya terakhir terlihat di sekitar muara Sungai Jeneberang, saat mulai terseret arus gelombang.

"Laporannya sekitar pukul enam pagi tadi. Menurut saksi dari rekan korban, saat itu air laut pasang. Salah satu rekan berteriak agar segera naik, tapi dua di antara mereka diduga terseret arus," kata Amrin.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Makassar bersama Badan SAR Nasional Makassar menindak lanjuti laporan dengan menurunkan tim gabungan mencari para korban hanyut. Selama beberapa jam, perahu karet dilengkapi tim penyelam diterjunkan di sekitar perairan Makassar. Namun pencarian berakhir nihil.

Dua imigran baru ditemukan sekitar pukul 15:00 WITA. Mereka dalam keadaan tak bernyawa saat evakuasi nelayan di perairan desa Batu-batu, kecamatan Galesong Utara, kabupaten Takalar. Lokasinya puluhan kilo meter di arah selatan titik awal hanyut. Mayat para korban diarahkan ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

"Berdasarkan laporan, mereka ditemukan nelayan setempat. Kita pastikan identitasnya setelah dicocokkan dengan keterangan rekan-rekannya," kata Amrin.

(AP)
  1. Peristiwa
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA