1. MAKASSAR
  2. GAYA HIDUP

Bebas stres di akhir pekan dengan lima langkah ini

Menjauhkan diri dari perangkat digital berteknologi tinggi salah satunya

©2016 Merdeka.com Editor : Aan Pranata | Jum'at, 03 Juni 2016 14:10

Merdeka.com, Makassar - Hari kerja Anda mungkin super sibuk, bahkan kacau. Maka pastikan akhir pekan berfokus pada kesehatan dan relaksasi tubuh serta pikiran. Liburan atau akhir pekan yang dijalani dengan baik dapat mengurangi tekanan atau stres, serta mengembalikan semangat untuk menjalani hari-hari sibuk berikutnya.

Banyak orang mengira bahwa akhir pekan adalah saat sepenuhnya bersenang-senang. Tapi apakah senang-senang sudah pasti membebaskan stress?

Banyak yang apatis bahwa relaksasi tubuh dan pikiran tidak bisa dicapai. Ini lantaran akhir minggu biasanya dihabiskan dengan segudang pekerjaan rumah yang menunggu. Bahkan tidak jarang weekend digunakan untuk lembur pekerjaan kantor yang menumpuk. Pada akhirnya, liburan weekend dijalani seperti hari kerja. Ujung-ujungnya, stres.

Berikut beberapa tips ringan untuk membuat weekend anda benar-benar menjadi waktu rileks, yang tidak membutuhkan waktu panjang, dan tanpa mengabaikan pekerjaan lain yang memang harus dikerjakan di akhir minggu. Kami merangkumnya dari kolomsehat.com.

1. Interaksi dengan oran dekat

Banyak dari kita yang agak individual dan ingin menghabiskan waktu hanya dengan seseorang terdekat, tapi mengisi quality time bersama banyak orang akan lebih menyenangkan. Perasaan dicintai dan mencintai, berinteraksi sosial dengan banyak orang memiliki kontribusi terhadap kebahagiaan kita dan dapat meredam tekanan atau stres.

Menghabiskan waktu bersama orang-orang tercinta jauh lebih berharga dari membeli barang-barang semahal apapun. Rencanakan sesuatu yang spesial dengan teman-teman, tidak harus pergi jauh, tapi lakukan sesuatu yang terencana dan berarti untuk mengisi liburan akhir pekan anda.

2. Suplemen jiwa

Berdasarkan beberapa penelitian, orang yang memiliki waktu dan kemauan untuk melakukan aktivitas keagamaan cenderung memiliki perasaan puas (terpenuhi) di dalam menjalani kehidupannya. Ibadah dan keimanan mengisi sebagian besar porsi diri. Menyediakan waktu untuk melakukan kegiatan kemanusiaan berpengaruh besar terhadap kecakapan mental, terutama saat menghadapi masalah. Melakukan meditasi atau yoga juga memberikan efek luar biasa, efeknya terutama terasa pada bagian terdalam tubuh dan jiwa.

3. Olahraga

Berolahraga tidak hanya membuat tubuh lebih fit dan segar, tetapi juga memberikan efek bahagia atau senang. Olahraga terbukti memicu produksi dan pengeluaran berbagai hormon yang erat dengan rasa bahagia, salah satunya adalah dopamin. Kondisi tubuh yang fit juga mengurangi potensi yang mengancam kesehatan mental. Banyak sekali manfaat olahraga.

Awali weekend dengan olahraga di pagi hari. Lakukan olahraga ringan hingga sedang sekaligus menyenangkan, misalnya jalan kaki. Anda bisa berolahraga sekaligus menikmati udara pagi dan suasana sekitar di akhir minggu, yang pastinya berbeda dengan suasana di hari kerja.

4. “Matikan!”

Matikan dan jauhi segala hal yang berbau teknologi tinggi seperti telepon seluler, komputer, tablet, dan lain-lain. Batasi waktu menonton TV. Jauhi internet dan social media. Sudah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa menghabiskan waktu sendiri di depan media semacam itu justru akan meningkatkan potensi stres dan bahkan depresi.

Waktu weekend anda jauh lebih berharga untuk berada di luar ruangan dan menikmatinya bersama orang-orang yang sesungguhnya, melihat suasana sekitar dan berbagi cerita; bukan sekedar bersapa dan bercanda lewat tulisan, gambar, atau suara. Anda akan merasakan pengurangan stress secara signifikan.

5. Jadwalkan pekerjaan kantor

Memang ada beberapa pekerjaan khusus yang cukup menyita waktu dan pikiran di kantor, dan ujung-ujungnya harus dipikirkan dan diselesaikan di rumah. Jadwalkan dengan waktu yang jelas untuk menyelesaikannya. Atur dengan baik untuk memastikan agar waktu rileks anda tidak hilang atau terganggu.

(AP)
  1. Kesehatan
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA