1. MAKASSAR
  2. KABAR MAKASSAR

Di Depan Forkom JKW2P, Danny: Indonesia Harus Punya Presiden Hebat

"Tantangannya memang adalah hoaxs, sarkasme, dan fitnah. Beliau difitnah memusuhi Islam, justru dia rangkul ulama sebagai wakilnya".

Danny Pomanto. ©2018 Merdeka.com Reporter : Endang Saputra | Senin, 03 Desember 2018 09:59

Merdeka.com, Makassar - Danny Pomanto semakin memantapkan diri bakal mendukung pasangan Capres Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Hal ini ia sampaikan dalam dialog kebangsaan bertajuk 'Dari Pemimpi menjadi Pemimpin yang digelar Forum Komunikasi Jokowi Dua Periode (Forkom JKW2P)', Minggu (2/12).

Hal ini disampaikannya bukan tanpa alasan. Ia pun mengungkapkan kenapa dirinya menjatuhkan pilihan untuk kembali mendudukkan Presiden Jokowi satu periode lagi.

"Memperjuangkan Indonesia tidaklah mudah. Indonesia menentukan iklim dan suhu dunia. Ada tiga tempat terpenting yakni Amazon di Brasilia, Congo Basin di Afrika, dan Indonesia. Indonesia memiliki sea amazon penghasil oksigen luar biasa, dan hanya pemimpin hebat yang mampu memikirkan itu, dan tidak ada yang lain kecuali Jokowi, sudah terbukti," jelasnya.

Alasan kedua, kata Danny, dirinya merasakan betul saat kepemimpinan Jokowi pembangunan merata di Indonesia. Selain itu, belum pernah ada pemimpin yang sangat memperhatikan rakyat kecil, mulai dari program dana desa, jaminan kesehatan, hingga pemberian subsidi bagi rakyat miskin seperti sekarang.

"Tantangannya memang adalah hoaxs, sarkasme, dan fitnah. Beliau difitnah memusuhi Islam, justru dia rangkul ulama sebagai wakilnya. Sangat sempurna sebagai pasangan ulama dan umara. Difitnah sebagai PKI, padahal beliau kelahiran 1961. PKI itu adanya 1965, adakah PKI Balita? Sementara saya menyaksikan sendiri di keluarganya penganut Islam taat," ucap Danny disambut aplaus dan gelak tawa hadirin.

Dan yang terpenting menurut Danny adalah saat menerima kunjungan Wali Kota Hebron, Palestina. Tanpa diduga wali kota Hebron menyampaikan ke Danny bahwa yang paling terasa pembelaannya terhadap ummat Islam Palestina adalah Presiden Jokowi.

(ES/ES)
  1. Wali Kota Makassar
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA