1. MAKASSAR
  2. PARIWISATA

Menu kuliner khas Makassar ini pas jadi pilihan takjil berbuka puasa

Sebagian terkenal dengan cita rasanya yang manis

©2016 Merdeka.com Editor : Aan Pranata | Minggu, 28 Mei 2017 14:55

Merdeka.com, Makassar - Makassar sejak dulu sudah dikenal sebagai kota dengan kekayaan ragam kulinernya. Anda bisa dengan mudah menemukan aneka pilihan, mulai dari makanan berat hingga penganan ringan.

Beberapa menu di antaranya cocok Anda jadikan menu berbuka puasa. Apalagi sebagian terkenal dengan cita rasanya yang manis. Berikut di antaranya:

Pisang ijo

Pisang Ijo terbuat dari pisang raja yang diolah dan diselimuti bahan hijau yang terbuat dari tepung terigu dan gula pasir. Warna hijau muncul dari sari daun pandan wangi, yang menimbulkan sensasi wangi alami.

Dalam penyajiannya, Pisang Ijo disandingkan dengan saos atau bubur sumsum yang gurih dan nikmat. Bubur sumsum ini terbuat dari tepung terigu, yang diolah dengan santan kelapa. Sebagai pelengkap, ditambahkan dengan sirup dan es. Pisang ijo yang terkenal di Makassar terdapat di Rumah Makan Bravo.

Pallu butung

Hidangan ini terbuat dari pisang yang dikukus kemudian ditambahkan susu dan santan. Biasanya es pallu butung disajikan dengan menggunakan mangkuk lengkap beserta es serut. Hidangan ini mirip dengan pisang ijo. Bedanya adalah, pallu butung tanpa kulit pembungkus.

Jalangkote

Penganan ringan ini serupa pastel, dengan kulit yang lebih tebal. Biasanya dinikmati sebagai kudapan bersama sambel cair, campuran cuka dan cabe.

Kulit jalangkote terbuat dari bahan dasar tepung terigu, telur, santan, mentega dan garam. Adapun isi, umumnya perpaduan wortel, kentang, tauge, dan bihun yang ditumis dengan bumbu rempah. Ada juga yang menambahkan daging cincang dan irisan telur rebus.

Pisang epe

Pisang epe sendiri terbuat dari pisang raja setengah matang yang dipanggang di atas tungku bara api. Yang khas adalah cara pengolahannya, yakni dijepit di antara dua papan. Dalam bahasa Makassar, epe berarti jepit.

Pisang yang dijepit menimbulkan cita rasa padat dan renyah, namun tetap legit. Semakin nikmat dengan aroma khas pembakaran dan warna yang kecokelatan.

Pisang epe umumnya disajikan di atas piring dengan siraman saus kental. Terbuat dari campuran air, santan, gula merah, dan daun pandan yang direbus hingga kental dan matang.

Barongko

Kue basah ini menggunakan pisang yang dilumat sebagai bahan utamanya. Kemudian dicampur dengan gula dan santan lalu dibungkus daun pisang dan dikukus sebelum disajikan. Rasanya yang manis sangat cocok untuk dijadikan menu berbuka puasa.

Lopis

Kue ini terbuat dari beras ketan. Biasanya dinikmati dengan siraman gula aren. Rasa manis dari siraman gula aren cair berpadu dengan kenyalnya tekstur kue lupis menjadi paduan yang nikmat saat kita mencicipinya. Kue yang sekilas mirip dengan lemang ini sangat pas dinikmati saat pagi ditemani dengan secangkir teh hangat atau kopi.

Sebelum dinikmati, kue lupis yang sudah jadi harus dipotong terlebih dulu dengan setiap potongannya sama besar. Sebagai pelengkap, lupis di siram dengan gula jawa cair dan parutan kelapa yang sudah dikukus.

(AP)
  1. Zona Turis
  2. Ramadan
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA