1. MAKASSAR
  2. GAYA HIDUP

Musim hujan tiba, waspadai ancaman penyakit leptosirosis

Bisa menyebabkan komplikasi serius, seperti gagal ginjal dan hati

©2016 Merdeka.com Editor : Aan Pranata | Jum'at, 11 November 2016 17:25

Merdeka.com, Makassar - Intensitas hujan di sebagian besar wilayah Nusantara meningkat, seiring masuknya musim hujan pada bulan November. Hal ini sering kali dikaitkan dengan ancaman genangan air dan banjir.

Selain merepotkan, banjir juga bisa berdampak buruk terhadap kesehatan. Salah satu yang patut diwaspadai adalah ancaman penyakit leptosirosis.

Dikutip dari Dokter Sehat, leptosirosis merupakan penyakit infeksi yang menyerang manusia melalui bakteri Leptosira Interogans. Bakteri itu ada pada tubuh hewan dan masuk ke manusia melalui mata, selaput lendir, dan luka yang terbuka. Bisa melalui kontak dengan air atau tanah yang terkontaminasi bakteri. Umumnya masyarakat awam menyebutnya dengan penyakit demam tikus.

Seperti namanya, leptosirosis memang banyak ditularkan melalui kencing tikus. Meski begitu, hewan lain juga perlu diwaspadai seperti kelelawar, musang, rubah, dan sapi, karena dapat pula menyebarkan bakteri yang sama. Pada kawasan banjir, angka kejadian leptosirosis cenderung meningkat karena potensi area yang terkontaminasi semakin meluas.

Gejala klinis leptospirosis sangatlah bervariasi mulai dari gejala ringan seperti: influenza, demam ringan, badan pegal-pegal, hingga sampai gejala berat yang dapat menyebabkan kematian. Keluhan biasanya dapat berupa demam disertai menggigil, sakit kepala, nyeri otot, nyeri otot hebat terutama pada otot betis dan paha. Pada selaput mata bisa ditemukan bintik kemerahan, dapat disertai muntah, mual, diare, nyeri perut dan bisa sampai penurunan kesadaran.

Pada fisik orang yang terkena leptospirosis dapat ditemukan gejala Weils disease meliputi mata dan tubuh menjadi kuning, gagal ginjal dan perdarahan pada tubuh. Penderita dengan manifestasi keluhan seperti diatas dan didapatkan adanya riwayat kontak dengan genangan air atau tanah yang terkontaminasi harus segera dibawa ke Pusat Pelayanan Kesehatan untuk diberikan antibiotik dan dilakukan observasi ketat. Sebab komplikasi serius yang dapat terjadi antara lain gagal ginjal, gagal hati, gagal jantung.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit leptosirosis. Berikut di antaranya:

  • Selalu menggunakan alas kaki saat bepergian keluar rumah. Bagi yang tinggal didaerah banjir lebih disarankan menggunakan sepatu perlindungan maksimal seperti boot.
  • Bagi mereka yang memiliki risiko tinggi terkena leptospirosis harus diberikan perlindungan berupa pakaian khusus yang dapat melindungi dari kontak dengan bahan yang terkontaminasi dengan kemih binatang reservoir.
  • Keluarga harus menyimpan makanan dan minuman dengan baik agar terhindar dari tikus.
  • Mencuci tangan dengan sabun sebelum makan.
  • Mencuci tangan kaki serta bagian tubuh lainnya dengan sabun setelah bekerja di sawah, kebun, sampah, tanah, selokan atau┬átempat yang tercemar lainnya.
  • Menjaga lingkungan sekitar rumah agar tidak banyak genangan disekitar sehingga potensi terkontaminasi dengan kencing tikus menjadi rendah.
(AP)
  1. Kesehatan
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA