1. MAKASSAR
  2. KABAR MAKASSAR

Jelang pilgub Sulsel, mayoritas masyarakat belum mantapkan pilihan

Pilihan masih bisa berubah hingga hari H

©2016 Merdeka.com Editor : Aan Pranata | Minggu, 24 September 2017 15:46

Merdeka.com, Makassar - Delapan bulan jelang pemilihan gubernur Sulawesi Selatan, baru sekitar 23,79 persen masyarakat yang memastikan kandidat bakal calon pilihannya. Tren tersebut berdasarkan survei lembaga riset Poltracking Indonesia, pada periode 10-17 Agustus 2017.

Survei digelar dengan melibatkan 800 responden yang tersebar di seluruh desa di Sulsel. Riset menggunakan metode multistage random sampling, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin error 3,5 persen.

Senior Manager Riset Poltracking Indonesia Arya Budi menyebutkan, 23,79 persen masyarakat baru akan menentukan kandidat pilihannya pada masa kampanye pilgub. Sedangkan 17,90 persen memantapkan pilihan pada hari pemilihan.

“9,46 persen memutuskan seminggu sebelum pemilihan. Artinya, masih ada kurang lebih 74 persen publik yang belum menentukan pilihan atau bertatus suara mengambang,” kata Arya pada konferensi pers di Makassar, Minggu (24/9).

Arya mengungkapkan, dari survei yang sama diketahui bahwa 42,20 persen masyarakat Sulsel umumnya masih mungkin mengubah pilihannya. Alasannya, mereka masih ingin melihat visi, misi, dan program kerja yang ditawarkan calon gubernur dan pasangannya. Sebagian lainnya kemungkinan mengubah pilihan karena terpengaruh lingkungan.

Berdasarkan faktor penentu, 20,33 persen masyarakat lebih tertarik memilih kandidat gubernur yang datang bertemu langsung. Lalu 17,77 persen menentukan pilihan usai melihat dari televisi, dan 13,30 persen usai mendengarkan dari keluarga, teman, atau tetangga. Selebihnya, penentuan pilihan berdasarkan informasi yang mereka cari sendiri atau pun diajak oleh seseorang.

“Alasan pemilih dalam mengubah pilihan ini menjadi penting bagi kandidat untuk menawarkan program kerjanya,” kata Arya.

(AP)
  1. Politik
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA