1. MAKASSAR
  2. KABAR MAKASSAR

Warga padati pasar murah Pemkot

Harga dijamin 30 persen lebih rendah dibandingkan di pasar umum

©2016 Merdeka.com Editor : Aan Pranata | Jum'at, 17 Juni 2016 13:26

Merdeka.com, Makassar - Pemerintah Kota melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, mulai membuka pasar murah untuk meringankan warga mendapatkan kebutuhan selama Ramadan dengan harga terjangkau. Pasar murah pertama dibuka Wali Kota M Ramdhan 'Danny' Pomanto di jalan Rajawali kecamatan Mariso, Jumat (17/6).

Dinas Perindustrian dan Perdagangan akan menggelar pasar murah sebanyak delapan kali selama Ramadan di berbagai tempat. Setiap pelaksanaanya dilangsungkan selama tiga hari. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan kota Makassar, Ismail Tallu Rahim, menuturkan harga yang ditawarkan saat pasar murah 30% lebih rendah dari harga yang berlaku di pasar.

Tak kurang dari seratusan warga memadati lokasi pasar murah di lokasi pertama. Mereka datang membawa kupon yang dibagikan gratis oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan kota Makassar disertai KTP Makassar. Sufiati (47) warga Jalan Rajawali Lorong 10 yang datang pagi itu, merasa sangat terbantu dengan adanya pasar murah.

Sebagai perbandingan, harga gula pasir di toko mencapai Rp 15-16 Ribu per kilogram. Sementara di pasar murah bisa didapatkan dengan harga Rp 13.490. "Alhamdulillah. Terima kasih kepada Pak Wali dan pemerintahannya yang telah mengadakan pasar murah. Sangat membantu warga kecil. Apalagi harga di sini lebih murah dibanding di warung," kata Sufiati.

Menurut Ketua Panitia, Muhammad Fadli pasar murah digelar untuk menjaga stabilitas harga di pasar selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri. "Ada tiga komoditi yang harganya melonjak, daging, bawang, dan gula pasir," ujarnya.

Wali kota Makassar, Danny Pomanto, menyampaikan pasar murah dibutuhkan sebagai langkah antisipasi pemerintah terhadap kecenderungan naiknya harga komoditi selama Ramadan dan jelang hari raya. Menurut Danny, harga komoditi di Makassar relatif stabil dibanding kota lainnya di Indonesia. Ia mencontohkan, harga daging di Makassar berkisar Rp 95 Ribu per kg sementara kota lainnya di pulau Jawa ada yang menembus angka Rp 140 Ribu per kg.

Danny berjanji akan memperkuat stok hingga lebaran sehingga peluang spekulan untuk mempermainkan harga di pasar dapat dibendung. Pasar murah menurutnya juga menjadi solusi untuk mengatasi lonjakan harga dan mengantisipasi aksi spekulan, "Menyiapkan barang langsung ke jantung pemukiman warga dengan harga yang terjangkau akan sangat membantu," kata Danny.

(AP)
  1. Info Kota
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA