1. MAKASSAR
  2. KABAR MAKASSAR

Re-launching Bank Sampah, masyarakat diminta konsisten jaga lingkungan

Omzet secara nasional menunjukkan tren yang menggiurkan

©2016 Merdeka.com Editor : Aan Pranata | Jum'at, 19 Mei 2017 17:17

Merdeka.com, Makassar - Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail meluncurkan ulang program Bank Sampah Makassar Green and Clean di kediaman pribadinya, Jalan Amirullah Makassar, Jumat (19/5).

Pada kesempatan itu, Indira memberikan semangat kepada para pengurus atau pengelola bank sampah terutama kepada para ibu rumah tangga untuk tetap konsisten menjaga kebersihan lingkungan.

"Jangan berpuas diri walaupun sudah banyak orang (Luar) yang datang belajar pengelolaan bank sampah di Makassar," katanya.

Walaupun demikian menurut Indira, masih banyak yang perlu disempurnakan.

"Kita tidak hanya mengejar dari sisi ekonominya tapi yang paling penting adalah lingkungannya karna ini untuk anak cucu kita," ujarnya.

Dia berharap bahwa bank sampah tersebut terus dikembangkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya masyarakat yang bermukim di lorong.

Omzet program Bank sampah secara nasional menunjukkan tren yang sangat menggiurkan. Bagaimana tidak, omzet setiap tahun mengalami perkembangan yang sangat signifikan.

Dari tahun 2015, Omzet bank sampah hanya mampu mencapai Rp 464.304.400 namun pada tahun 2016, omzet tersebut meningkat sangat pesat mencapai milyaran yakni Rp 1.564.652.300.

Pada tahun ini lebih menggiurkan lagi dimana omzet dalam tiga bulan sudah hampir mencapai milyaran rupiah yang terhitung mulai dari bulan januari hingga Maret.

Pada bulan Januari, omzetnya sebesar Rp 227.680.530, Februari sebesar Rp 250.468.700 dan pada bulan Maret sebanyak 239.739.455. Untuk bulan April dan bulan berjalan, Direktur Bank Sampah Pusat, Saharuddin Ridwan mengaku sementara dalam proses rekap.

Melihat trend yang cukup baik tahun ini, Direktur Yayasan Peduli Negeri (YPN) itu meyakini akan mencapai omzet Rp 3 M bahkan dirinya menarget minimal Rp 5 M.

"Kita cukup optimis yah apalagi melihat kalau melihat antusiasme warga untuk mengembangkan bank sampah ini karna mereka sudah rasakan manfaatnya," kata Saharuddin. (NIA)

(AP)
  1. Kebersihan
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA