1. MAKASSAR
  2. KABAR MAKASSAR

Camat dan Lurah diminta siaga banjir 24 jam

Pemerintah segera membahas antisipasi musim hujan lewat rapat koordinasi

©2016 Merdeka.com Editor : Aan Pranata | Minggu, 25 September 2016 13:05

Merdeka.com, Makassar - Kota Makassar diguyur hujan lebat sejak petang hingga malam hari, Sabtu (24/9). Akibatnya sejumlah wilayah digenangi air selama beberapa jam, dengan ketinggian bervariasi.

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto merespon kondisi tersebut dengan memerintahkan jajarannya bersiaga untuk mengantisipasi potensi banjir. Terutama menjelang peralihan ke musim hujan dalam waktu dekat ini.

“Khusus Camat di 14 kecamatan harus siaga 24 jam bersama aparatnya,” kata Danny, Minggu (25/9).

Danny -sapaan Ramdhan- menyatakan Pemerintah Kota Makassar meningkatkan koordinasi untuk menghadapi situasi terburuk akibat tingginya curah hujan. Salah satunya dengan memanfaatkan layanan pesan singkat di telepon genggam, agar masukan dari berbagai pihak bisa ditindaklanjuti dengan cepat.

Koordinasi, selain bersama Camat, juga dilakukan bersama 134 Lurah se-Makassar serta pimpinan instansi terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Makassar.

“Dalam waktu dekat kita jadwalkan rapat koordinasi untuk mengantisipasi musim hujan yang datang lebih awal dari prediksi. Termasuk membahas pengadaan posko siaga 24 jam, call center, satuan tugas drainase,” ujar Danny.

Berdasarkan pantauan Sabtu malam, hujan deras mengakibatkan sejumlah kecamatan tergenang air, antara lain di Rappocini, Mamajang, Panakkukang, Ujungpandang, dan Manggala. Ketinggian air mencapai mata kaki dan betis orang dewasa. Air perlahan surut seiring hujan yang reda sekitar pukul 22.00 WITA.

“Alhamdulillah, drainase dalam kota berfungsi mengalirkan air. Tidak terjadi sumbatan. Semoga kondisi ini bisa bertahan sehingga warga kita terhindar dari resiko genangan air yang berlarut,” Danny melanjutkan. (NIA)

(AP)
  1. Balai Kota
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA