1. MAKASSAR
  2. KABAR MAKASSAR

Pemerintah minta REI bantu rampungkan masalah fasum-fasos

Tahun ini ditargetkan pembangunan 10 ribu unit rumah bersubsidi

©2016 Merdeka.com Editor : Aan Pranata | Senin, 09 Oktober 2017 14:37

Merdeka.com, Makassar -  

Dewan Pengurus  Daerah Sulawesi Selatan  Real Estat Indonesia (REI) menggelar Musyawarah Daerah (Musda)  ke-12. Kegiatan dengan agenda utama pemilihan Ketua DPD REI Sulsel, ini digelar di Grand Clarion Hotel  and Convention Center, Senin (9/10/2017).

Musda ini, dibuka langsung oleh  Gubernur Sulsel,  Syahrul Yasin Limpo dan dihadiri oleh Walikota Makassar,  Mohammad Ramdhan Pomanto, Ketua DPP REI, Soelaeman Soemawinata Ketua Kadin Zulkarnain Arif, Ketua HIPMI Sulsel,  Herman Heizer dan sejumlah Ketua DPD REI se Indonesia. 

Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ' Danny' Pomanto mengatakan REI selalu bersinergi dengan pemerintah Kota Makassar. Olehnya itu, Danny memiliki beberapa permintaan. Salah satunya penyelesaian fasilitas umum dan fasilitas sosial (fasum-fasos).

"Kita harap diselesaikanlah cepat. Pasti Kita bantu Developer," ucapnya.

Selain itu dia juga berharap kepada REI agar rumah yang telah diserahkan itu sudah tersedia 1 pohon depan rumahnya. " Jadi nanti 1.000 pohon. Minimal satu pohon satu rumah," jelasnya.

Sementara,  SYL mengatakan,  momentum Musda harus digunakan REI dan seluruh organisasi untuk melakukan evaluasi diri.  Bercermin agar dapat melihat jelas kondisi REai saat ini dan seperti apa REI di masa depan.

"Momen ini, adalah kesempatan  untuk gelisah.  Kalau terlalu tenang itu bukan pemimpin yang baik.  Kalau orang tidak gelisah artinya sudah merasa mapan.  Kita bukan generasi yang beranggapan segala sesuatunya sudah baik.  Tapi kita harus jadi generasi yang gelisah untuk menyiapkan masa depan. Untuk melahirkan generasi yang dapat menghadapi teknologi dan perubahan yang cepat, " kata SYL. 

Ketua DPD REI Sulsel Arief Mone dalam kesempatan tersebut menyampaikan pencapaian REI selama kepemimpinannya.  Salah satunya adalah dukungan membangun rumah bersubsidi sebanyak 10.000 unit setiap  tahun. 

"untuk tahun ini dari target pembangunan 15.000 unit.  Sudah terealisasi sebanyak 13.000 pada akhir September  dan diyakini dapat terrealisasi hingga akhir tahun," katanya. (NIA)

(AP)
  1. Infrastruktur
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA